SedikiT TtG KeHiDupaN ku....

akhir2 ini aku merasa hari2 ku begituw redup. Kadang aku tidak tau apa rencana ALLAH buat diriku ini. Aku menjalani hidup ini apa adanya. Dari hari ke hari aku ingin menjalani hidupku dengan indah. Berprinsip bahwa hari ini harus jauh lebih baik dari hari sebelumnya… meski kadang begituw berat tapi aku berusaha untuk menjalaninya dengan baik.

Sebenarnya aku sudah tidak betah menjalani hidupku ini.. ya,, sejak 3 tahun yang lalu aku merasakan perubahan yang besar dalam hidupku.. sejak alm.ayahku di panggil Yang Kuasa aku merasa separuh hidupku telah mati, telah pergi bersamanya. Seminggu aku shock. Aku depresi. Tapi karena kuasa ALLAH ak masih diberi kehidupan ini sampe sekarang. Hanya berbekal niat dan ingin menjalankan amanah alm.ayahku, aku akan berusaha menjalani hidup ini.

Meski kadang aku merasa kesepian, tapi aku yakin ALLAH slalu ada di sampingku.. udah milyaran air mataku jatuh membasahi pipi ku ini. Slalu menangisi ketidakberdayaan diriku ini. Ya,, aku merasa aku begituw lemah. Begitu rapuh. Begitu hancur. Tapi apakah aku harus terus larut dalam kesedihan. Tapi apakah aku harus meratapi nasib ku ini..

Setelah lulus kuliah, aku memutuskan untuk kembali ke kampung halaman kedua orangtua ku.. tanpa melihat resiko yang akan aku hadapi. setelah aku hijrah ke kampung halaman orangtuaku,, ternyata tidak seindah yang aku bayangkan. Yah,, tentu saja setelah lulus kuliah aku ingin sekali bekerja. Ingin menjadi wanita karier. Mengejar cita2ku. Mengejar impianku. Membahagiakan kedua orangtuaku.. tapi,, kenyataan yang aku hadapi tidak seindah itu..
Sekarang aku harus melakukannya sendiri.. aku pontang-panting, kesana-kemari,, mencari pekerjaan tapi semua nya sirna. Begitu susah mencari pekerjaan di kampung. Sudah ribuan lamaran yang aku kirim, tapi hasilnya semua nihil. Ga da perkembangan. Kadang aku menyalahkan diriku sendiri, kenapa dulu memutuskan untuk pindah ke kampung.. tapi di balik kesedihanku ini, ada orang yang begituw bahagia. Ya,, ibuku. Orang yang sangat sangat aku sayangi. Dya begituw senang karena aku bisa menjaga rumah yang telah dya bengun susah payah bersama alm.ayahku. mau tidak mau, sebagai anak aku merasa punya tanggung jawab. Danaku tidak ingin melalaikan tanggung jawab itu. Meski kadang orang bilang,, ngapain rumah di jaga. Ngapain ga nyari2 kerja..sayang loh, ijazah mu. Percuma kuliah tinggi2 tapi sampe sekarang belum kerja. dan apalah,, aku berusaha tuk cuek. Tuk tidak mendengarkan omongan mereka. Tak tau kah mereka, sebenarnya dalam hatiku aku menangis,, aku bersedih,, aku slalu memangis mendengar berbagai pertanyaan yang diberikan pada ku. Aku berusaha tuk kuat, tuk tabah, tuk sabar menghadapi omongan2 mereka. Sebenarnya berat memikul tanggung jawab ini. Tapi aku merasa memiliki kebahagiaan tersendiri, yaitu ibu ku. Karena tujuan ku saat ini hanyalah ingin membahagiakan beliau. Apa sih susahnya tuk berkorban demi orang yang telah melahirkan dan membesarkan kita..??? ga salah kan…

Ya,, untuk mengisi kekosongan waktu, aku kerja sambilan di tempat om ku. Kebetulan dya punya warnet dan rental pengetikan, semuanya aku yang jalani. Dengan gaji yang tidak seberapa, aku berusaha tuk slalu mensyukuri apa yang aku dapatkan saat ini. Dan aku yakin apa yang aku jalani saat ini, telah di atur semuanya oleh ALLAH.. aku belum di kasi pekerjaan yang tetap, supaya aku bisa membantu ibu ku menyelesaikan masalah yang selama ini membuat kehidupan keluarga ku terpuruk..
Tetapi kerja d tempat sodara sendiri, malah membuat aku tertekan. Benar2 tertekan. Sampai aku sakit2an. Kadang aku bingung. Gimana caranya biar aku tidak terlalu tertekan. Aku cape. Cape banget,. Tapi aku harus kuat menjalani ini semua. Aku harus kuat. Hanya ALLAH-Lah tempat aku berbagi, bercerita,, curhat,, setiap selese sholat aku pasti nangis di hadapan-Nya. Terasa lega setelah bercerita pada-Nya. Terasa ada sesuatu kenikmatan tersendiri setelah bercerita pada-Nya..

Kadang aku iri,, aku pengen seperti teman2ku,, yang telah sukses dengan kerjaan mereka.. yang udah nikah. Wah,, pokoknya aku iri banget dengan mereka. Tapi apalah daya,, aku hanya bisa memendam keinginan ku itu dalam hati dengan sangat rapat. Aku pasrah. Ak ikhlas. Ingin sekali kerja d Jakarta,, ingin sekali kerja tuk meraih cita-citaku,, tapi melihat kondisi ku yang tidak memungkin kan saat ini,, aku memilih tuk menjalani apa yang sudah ada di hadapanku.
Tapi aku bangga,, aku bahagia melihat teman2 ku telah menjadi orang yang sukses.. I miss u all my friend…. Miss u so much… 
Doakan aku semoga aku bisa kuat menjalani hidup ku ini ya…
Semoga aku bisa lebih kuat, lebih sabar, lebih ikhlas,, dalam menghadapi dan menjalani hidup ini..

0 komentar:

Poskan Komentar